header 728 x 90 3

Usaha Pangkas Rambut Menggunakan Pengawasan yang Memudahkan Terwaralaba

Usaha Pangkas Rambut Menggunakan Pengawasan yang Memudahkan Terwaralaba – Jika dulu bisnis pangkas rambut pria atau barbershop dipandang sebelah mata, kini banyak pelaku usaha yang serius menggarap usaha tersebut. Selain pangsa pasarnya sangat besar, bisnis barbershop juga sangat mudah dijalankan dan tidak menyita banyak waktu. Tidak heran banyak karyawan banyak karyawan yang melirik bisnis ini sebagai usaha sampingan. Moxie Barbers menawarkan kerja sama waralaba dengan sistem yang mudah dimengerti oleh karyawan sehingga Terwaralaba hanya tinggal mengontrol keuangan saja. Apa saja kelebihannya dan bagaimama jadi Terwaralabanya?

Salon pangkas rambut pria atau yang lebih dikenal dengan istilah Barbershop memang tengah populer dimasyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Meski telah banyak bermuncul barbershop namun selalu ada celah yang dapat dikembangkan, terlebih jika melihat pangsa pasarnya yang sangat besar. Adalah Radityo Akhmedia Fauzie salah satu yang jeli melihat peluang dibidang jasa pangkas rambut pria dengan membuka salon khusus pria yang diberi nama Moxie Barbers pada maret 2011 di jatinangor, Bandung.

Dikatakan pria yang kerap disapa Radit ini mengaku tertarik menggeluti usaha barbershop karena selain pangsa pasarnya yang besar dan bukan termasuk usaha musiman, Radit mengaku tertarik karena belum ada tempat pangkas rambut pria di sekitar kampusnya di bilangan jatinangor. “Saya pikir kenapa tidak saya mendirikan sendiri tempat pangkas rambut yang lebih rapi dan nyaman terutama untuk mahasiswa sekitar jatinangor yang  terdapat beberapa kampus,” ujarnya.

Baca Juga : Kerjasama Usaha Sosis Bakar dan Frezeer Point Dengan Investasi Rp 3 jutaan


Benar saja, karena minim pesaing Moxie Barbers langsung mendapat respons yang positif dari masyarakat. Belum banyaknya pelaku usaha sejenis membuat Moxie Barbers mendapat respons yang positif dari masyarakat. Tidak heran bila dalam waktu singkat Moxie Berbers sudah sangat familier disekitar lokasi usahanya. Dengan semakin dikenalnya Moxie Barbers tawaran kerja sama mulai banyak bermunculan, kebetulan Radit memang ingin melebarkan sayap usahanya lewat kerja sama waralaba.

Radit lantas bergegas mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan seperti membuat SOP (standar operating procedure), dan mendaftarkan brand Moxie Barbers ke Ditjen HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) sejak dimitrakan pada Mei 2012 kini Moxie Barbers telah memiliki 17 terwaralaba yang terletak di Bandung, jakarta, Bekasi, Bogor,Depok dan Lampung.

Usaha Pangkas Rambut Menggunakan Pengawasan yang Memudahkan Terwaralaba

Usaha Pangkas Rambut Menggunakan Pengawasan yang Memudahkan Terwaralaba

Moxie Barbers. Seperti barbershop pada umumnya, Moxie Barbers menghadirkan suasana yang bersih dan nyaman dilengkapi dengan AC dan TV agar pelanggan yang menunggu giliran tidak merasa bosan. Selain itu tenaga sylist (tukang cukur) sudah sangat terlatih sehingga hasil potongan yang dihasilkan juga rapi. “Kita selalu up to date soal gaya rambut yang sedang tren di masyarakat,” ujarnya berpromosi.

Moxie Barbers melayani cukur rambut, cukur kumis, cukur jenggot, dan pijat. Dikatakan Radit awalnya Moxie Barbers juga menawarkan layanan Cuci Rambut, tapi karena maintenance yang sulit bagi beberapa terwaralaba, maka Radit memutuskan untuk menghilangkan layanan tersebut. Tarif yang dikenakan juga cukup terjangkau menyesuaikan dengan lokasi yaitu berkisar Rp 10-15 ribu tergantung jasa yang diinginkan.

Dengan semua keunggulan tersebut tidak heran bila Moxie Barbers yang beroperasi mulai pukul 09:00-21:00 ini minimal mampu menjaring 20 pelanggan dengan omset mencapai Rp 10 juta/bulan.” Omset setiap cabang berbeda-beda tergantung lokasi dan jumlah karyawan,” ujar suami dari Nuri Dzulfiani ini.

Investasi. Moxie Barbers memberikan 2 pilihan paket investasi yaitu paket Silver senilai Rp 18 juta dan Paket Gold sebesar Rp 38 juta. Dari investasi tersebut Terwaralaba akan mendapatkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk membuka usaha barbershop. Yang membedakan adalah untuk Paket Gold mendapatkan kursi hidrolik, TV LED. Dan AC. Terwaralaba juga tidak perlu bingun mencari tenaga kerja pangkas rambut, pasalnya Radit telah mencarikan tenaga pangkas rambut yang telah terlatih.

Investasi tersebut belum termasuk sewa tempat minimal seluas 3×3 m2  dan berlaku untuk kontrak kerja sama selama setahun yang dapat diperpanjang dengan membayar franchise fee sebesar 4 juta untuk masa kerja sama setahun kemudian. Selanjutnya untuk produk pelengkap barbershop seperti vitamin rambut, sampo, minyak rambut, hingga pomade Terwaralaba bebas membeli di lokasi masing-masing. “Dengan begitu maka akan lebih efisien karena Terwaralaba tidak perlu menunggu kiriman dari pusat,” terangnya.

Yang menarik Terwaralaba tidak dikenakan royalty fee setiap bulannya sehingga semua keuntungan menjadi milik Terwaralaba sepenuhnya. Menyoal target balik modal, terwaralaba Moxie Barbers di prediksi mampu balik modal dalam setahun. Dengan asumsi Terwaralaba mampu memenuhi target omset sebesar Rp 10 juta/bulan yang setelah itu dikurangi biaya sewa tempat dan biaya operasional lainnya maka Terwaralaba akan mengantongi keuntungan bersih sebesar Rp 3 juta/bulan atau 30% dari omset. “dalam prakteknya banyak Terwaralaba Moxie Barbers yang sudah balik modal kurang dari setahun,” ujar bangga.

Guna dapat mencapai target balik modal tersebut pria yang hobi berolahraga ini menyarankan Terwaralaba memilih lokasi yang strategis seperti dekat pemukiman ,sekola, kampus, ruko pinggir jalan , atau mal. “lokasinya harus mudah terlihat oleh orang yang lalu-lalang, “ saranannya.

Sistem pengawasan. Bagi para karyawan yang ingin mengeluti usaha barbershop namun tidak memiliki banyak waktu untuk mengawasi dan mengontrol gerainya tidak perlu khawatir, pasalnya radit memberikan beberapa solusi yang dapat di terapkan sesuai dengan kebutuhan terwaralaba. Beberapa opsi  tersebut adalah dengan memasang kamera CCTV sehingga terwaralaba dapat tetap memantau gerainya meski tengah berada di kantor.

Selanjutnya adalah dengan mesin kasir yang mencatat semua pemasukan dan pengeluawan sehingga karyawan tidak mungkin berbohong. Dengan sistem pengawasan tersebut maka terwaralaba dapat berkerja dengan tenang tanpa harus mengkhawatirkan karyawannya saja,”ujarnya.

Support dan promosi. Sulung dari 3 bersaudara ini mengatakan akan selalu memberikan suopport kepada terwaralaba seperti memberi konsultasi, pendampingan dan pelatihan secara berkala lagi terwaralaba mengalami kesulitan seperti susah mendapatkan pegawai maka akan saya bantu mencarikan,” ujarnya

Sedangkan untuk promosi  radit masih mengandalkan media sosial seperti Facebook, twitter dan membuat website http://www.moxiebarbers.com kepadanya radit mengaku tertarik untuk promosi dengan memasang iklan di media cetak, dan mengikuti pameran acara waralaba.”rencananya saya berencana untuk memasang iklan di media cetak dan mengikuti pameran waralaba agar dapat menjaring lebih banyak mitra,pungkasnya

Baca Juga : Pilih Usaha yang Tidak Musiman

Belajar sb1m yuk