header 728 x 90 3

Teknik Budidaya Jambu Kristal ala Fajar

bibit. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya Jambu Kristal adalah tersedianya bibit yang berkualitas, yaitu bibit yang bebas hama dan penyakit, serta sehat. Bibit bisa diperoleh dari batang yang diperbanyak secara pencangkokan. Pembiakan dengan cara vegetative tersebut dapat menghasilkan produk yang lebih banyak dan bervariasi dari satu induknya. Untuk bibit, Fajar menggunakan bibit yang berasal dari bagian batang.

Untuk bibit anakan, Fajar menggunakan cara yang paling baik bagi Fajar menggunakan adalah pencangkokan pohon indukan yang berumur satu tahun. Nah setelah mendapatkan bibit dari hasil cangkok lapisan epidermis kulit yang dapat dipindahkan secara bebas. Bibit yang baik pohonnya tumbuh subur, batang amarwahnya besar dan bewarna kecoklatan. Untuk siap tanam kemedia lainnya yang lebih besar sebaiknya daun jambu dalam keadaan tua. Untuk indukan yang baik pohonnya sudah berbuah dan sudah teruji kemanisan buahnya.

Persiapan Lahan. Kondisi yang baik menanam jambu Kristal di tanah datar dan di lahan terbuka tidak terdapat pohon pelindung). Lahan tersebut terlebih dahulu ditebarkan pupuk kandang sebanyak 40 ton per hektar pada musim kemarau, sedangkan saat musim penghujan penggunaan pupuk kandang dikurangi sebanyak 30% (12 ton) per hektar. Budidaya tanaman buah ini memerlukan lahan yang luas, lebih mudah dalam perawatan hariannya serta lebih memudahkan pada saat pemanenan.

Bibit. Perbanyakan bibit yang diperoleh lewat okulasi (penyambungan batang) maupun cangkok. Budi memilih okulasi, sebab dengan tknik tersebut waktu tumbuh buah dapat lebih cepat dan juga kualitas varietas dapat terjaga. Untuk bibit okulasi ukuran  40-60 cm di jualnya dengan harga Rp 25.000 perbatang. “Bibit hasil okulasi, ukuran, pertumbuhan dan kualitasnya seragam dengan induknya, dengan menggunakan produk ini kita bisa mengombinasikan dua jenis varietas, tetapi kekurangan proses okulasi cukup rumit dengan risiko kegagalan yang juga besar,” terangnya Fajar yang memperoleh teknik okulasi secara otodidak.


Selanjutnya bibit tersebut ditanam dengan jarak tanam 3 x 3 meter, sehingga di atas lahan seluas satu hektar dapat di taman paling banyak 1.100 batang hasil okulasi. Jarak tanam tersebut dimaksudkan untuk memberikan jarak tumbuh antar pohon. Pasalnya pada pembudidayaan Jambu Kristal ini Fajar menerapkan teknik pemangkasan tajuk, yaitu pemotongan batang yang tumbuh pada bagian atas. Sehingga pertumbuhan tanaman akan melebar kesamping. Dengan teknik tersebutdidapatkan optimalisasi dan efisiensi produksi dikarenakan mudah dijangkau.

Perawatan. Lakukan penyiraman pohon pada pagi dan sore hari, namun bila cuaca sangat panas maka intensitas penyiraman bisa ditambah menjadi 3-4 kali setiap hari. Penyiraman dapat menggunakan teknik manual atau melalui irigasi tetes atau dengan kran otomatis.

Teknik Budidaya Jambu Kristal ala Fajar

Teknik Budidaya Jambu Kristal ala Fajar

Proses pemupukan yang dilakukan Fajar menggunakan pupuk NPK dan Pupuk Kandang. NPK diberikan seminggu sekali dengan takaran 1 sampai 3 sdm tergantung kebutuhan atau besarnya pohon dan untuk pupuk kandang dilakukan per dua minggu sekali. Pemupukan dapat dilakukan 1 kali seminggu dengan campuran pupuk NPK dan pupuk kandang namun jangan sampai terkena batang pangkal. Namun apabila sedang berbuah maka intensitas pemberian pupuk  dapat ditambah menjadi 2x seminggu.

Cara menanggulangi hama dan Penyakit, langkah yang dilakukan Fajar membungkus jambunya dengan menggunakan pembungkusan Styrofoam bekas dengan di bungkus lagi dengan plastik dari gangguan lalat buah, belalang atau lalat semprotkan insektisida, dan untuk mengatasi tungau (sejenis Kutu) dengan penyemprotan akarisida.

Pemangkasan. Selain itu,untuk mencegah penularan penyakit ada baiknya pembudidaya melakukan pamangkasan daun. Pemangkasan daun yang kering ini selain bertujuan untuk pencegahan penularan penyakit, juga mencegah daun-daun yang tua menutupi anakan dan melindungi buah dari goresan daun. Pada saat pembungaan, setidaknya ada 6-8 daun sehat agar perkembangan buah menjadi maksimal. Setelah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya tidak dilakukan pemangkasan daun lagi. Daun bekas pemangkasan dari tanaman sakit dikumpulkan dan dibakar. Selanjutnya alat pemangkas dilestarikan dengan desinfektan, misalnya menggunakan bayclean atau alcohol.

Panen. Perlu diketahui bahwa sebenarnya buah jambu Kristal ini tidak dikenal musim. Buah jambu Kristal bisa berubah sepanjang tahun sebanyak tiga kali. Setiap panen kisaran pohon 600-700 pohon mampu menghasilkan 8 kuintal.

Sebaiknya panen dilakukan saat siang hingga sore hari untuk memudahkan penglihatan, dan teknik memanen bisa dilakukan secara manual dengan menggunakan tangga lipat sebagai alat bantu pemetikan. Tinggi Tanaman bisa mencapai 3-5 meter bahkan lebih.

Pascapanen. Sebelum di-packing, jambi Kristal dicuci dengan air untuk menghilangkan kotoran tangan kita saat memetik buah jambu. Sebelum dikirim, buah jambu biasanya disortir atau dipilah-pilah berdasarkan ukurannya. Fajarpun membungkus jambu dengan busa agar jambu tidak lect selama pengiriman. Pengepakan dilakukan dengan menggunakan wadah karton, dan jambu berikan pembungkusan dari bahan Styrofoam dengan dilapisi dengan plastic bagging. Sebaiknya berikan lubang sedikit pada bungkusan agar dapat angin .

Belajar sb1m yuk