header 728 x 90 3

Suvenir Kotak Makan Ultah Melati Paling Laris

Suvenir Kotak Makan Ultah Melati Paling Laris – Kebutuhan masyarakat akan produk suvenir terus meningkat. Hal ini tak lepas dari banyaknya orang yang mengadakan pesta ulang tahun anak. Merayakan ulang tahun anak seakan menjadi keharusan bagi para orang tua, khususnya kalangan menengah ke atas. Inilah peluang yang dilihat Melati Gunawan. Tak heran, bila pilihan bisnisnya pun terbukti dengan perolehan omset hingga Rp 150 juta, dengan keuntungan di atas 30 persen. Seperti apa prospeknya?

Sebuah usaha dapat lahir dengan cara apapun. Seperti halnya Melati Gunawan, dengan menggali potensi diri ia pun memulai usahanya yang berasal melihat grosir Suvenir ultah di Jakarta. idenya muncul membuat usaha paket suvenir ulang tahun anak, bukan tanpa sebab. Hal tersebut bermula dari keinginannya mencari hadiah ulang tahun salah satu kerabat kecilnya di daerah Asemka dan Mangga Dua.

Setelah mengunjungi dua tempat tersebut, wanita yang akrab disapa Melati ini melihat banyak aneka suvenir untuk anak. “ Tetapi saya kurang sreg sama banyak suvenir disana. Modelnya standar dan kurang menarik,” jelasnya. Dari sana, terbesit ide untuk membuat produk-produk suvenir ulang tahun yang eksklusif dan pastinya mampu menarik perhatian pasar. Dan akhirnya di tahun 2010, ia pun membangun bisnis suvenir ulang tahun dengan brand My Heart Gift bermodal Rp 50 juta.

Diawal usaha, ia membuat produk suvenir yang mudah dulu, seperti rangkaian suvenir berisi kotsk makan,handuk ,goody bag,tempat pensil, dan sebagainya. “ waktu saya memaketkan dengan rotan dan mendesain gambar unik sesuai selera konsumen,” ujar wanita kelahiran 1 November 1985 ini. Menurut melati, produk suvenir ulang tahun anak memiliki prospek yang bagus. Hal ini disebabkan karena budaya masyarakat Indonesia seperti memberikan bingkisa atau suvenir.


Baca Juga : Sukses Dari Usaha Mendoan

Paket suvenir. Ada dua paket suvenir anak yang ditawarkan Melati, yakni Pekat Standar dan Paket Custom. Untuk paket standar, biasanya rangkaian paketnya sudah diatur oleh Melati. Mulai dari paket mug, kotak makan, meal bag, keranjang rotan, kotak tisu, handuk, dan masih banyak lagi. Pada paket standar ini, dipatok harga Rp 35 ribu hingga Rp 200 ribuan per paket. “ Untuk produk dibawah Rp 50 ribu,  biasanya produk satuan, tapi jika diatasnya merupakan gabungan dari beebrapa produk,” terang melati.

Sedangkan untuk paket custom, adalah paket suvenir yang produk-produknya dipilih sendiri oleh pembeli. Paket ini sangat direkomendasikan untuk orang tua yang masih ingin menambahkan produk suvenir lain ke dalamnya, ingin menggabungkan beberapa produk yang disukai dalam satu goodies atau ingin membeli cukup satu produk saja. Produk paket custom ini dijual dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 80 ribu per produk, yang bisa dijadikan dalam satua rangkaian paket. Selain menawarkan dua paket produk, Melati juga menjual produk snack dan permen, serta kebutuhan ulang tahun lainnya, seperti packaging mika, tas pita, plastik motif, keranjang packaging, kartu undangan, banner. Harga produk aksesori dan snack tersebut berkisar Rp 2 ribu – Rp 10 ribu per produk, kecuali produk banner yang dijual seharga Rp 200 ribu per buah.

Desain custom. Melati mengaku mendapatkan inspirasi dari berbagai media sperti media cetak dan internet untuk semua desain yang dibuatnya. Dari situ ia mengetahui tentang perkembangan kebutuhan Melati. Selain itu, inspirasi pun kerap didapatkan dari anjuran konsumennya yang menginginkan suatu produk dengan desain dari konsumen. Mengenai kreativitas menurut Melati tidak ada batasnya, sehingga untuk menciptakan dessain baru terkadang tidak menentu banyaknya, saat ini dalam satu bulan ia bisa membuat puluhan desain baru yang masing-masingnya diproduksi dalam bentuk paket.

Suvenir Kotak Makan Ultah Melati Paling Laris

Suvenir Kotak Makan Ultah Melati Paling Laris

selain menawarkan berbagai macam produk  dengan desain sendiri, Melati siap menerima berbagai pesanan pernak-pernik ulang tahun Melati dengan desain customized. Sehingga konsumen dapat mewujudkan apa yang diinginkannya, seperti misalnya menentukan pilihan warna dan model yang diinginkan. Untuk pemesanan desain customized, tidak ada syaratnya. Pemesanan dapat dilakukan dengan datang langsung, dan melalui telepon atau email untuk menentukan jenis model pernak-pernik ulang tahun Melati yang akan dipesan. Atau dapat juga mengirim foto atau desain melalui email. Setelah diterima oleh Melati, kemudian ia mengerjakan sampel produk dasn mengirimkannya ke konsumen. Setelah konsumennya setuju, melati baru mengerjakan secara massal sesuai dengan pesanan konsumen.

Cara sistem pembayaran ditentukan Melati dengan full payment baik itu di dalam dan di luar kota. Sedangkan untuk biaya pengiriman paket pihak konsumen yang menaggungnya.

Bahan baku dan Alat. Dalam menjalankan usaha suvenir ulang tahun Melati, Melati membutuhkan bahan utama seperti mug, goody bag,handuk,boneka,miniatur,kotak makan, dan sebagainya. Selain itu juga diperlukan kemasan mika box bening ada yang berbentuk kotak dan tabung seharga Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu/pcs, 10 box miniatur baby dengan karakter yang bermacam-macam. Total biaya yang dibutuhkan untuk membeli bahan- bahan tersebut mencapai Rp 20 juta per bulan. Bahan – bahan ini dapat dibeli ditoko kawasan Tanah Abang dan Pasar Asemka.

Sedangkan peralatan yang diperlukan adalah peralatan jahit sederhana seperti,jarum jahit, gunting, lem tembak dan beberapa perlatan ATK. Untuk kelancaran usaha, saat ini Melati dibantu oleh 15 orang tenaga kerja yang digaji Rp 1,5 juta/bulan Karyawan bertugas mulai dari proses produksi hingga pengepakan. Usaha ini dilakukan di ruko rumah Grand Boutique Center Blok B No 1, Mangga Dua Raya, Jakarta Utara.

pemasaran di awal usahanya strategi sederhana yang di lakukan

oleh melati adalah memperkenalkan produknya ke rekan – rekan terdekat dengan cara menunjukan sampel beberapa produk buatanya. Pemasaran di awal usaha juga di lakukan secara online seperti facebook dan blog. Untuk menarik minat konsumen ia juga berusaha menyediakan model aksesoris secara lengkap sehingga apabila ada konsumen yang mencari produk tertentu pasti tersedia dengan begitu diharapkan konsumen bisa menjadi pelanggan loyal.

Tak heran jika kini setelah berjalan lima tahun, usaha rumahan melati ini memiliki kapasitas produksi per bulan mencapi 30 produksi – 50 desain dan jumlah produksi 200pcs per desain, sehingga dapat diperkirakan total omsetnya berkaisarkan total omsetnya berkaisar Rp. 40 juta dengan keuntungan mencapai 33,3% konsumen my heart gift juga tidak hanya datang dari bandung yogyakarta, pulau jawa, pulau kalimantan, sulewesi. Bahkan kini produk paket ulang tahun anaknya sudah masuk mancanegara seperti singapura dan malayia.

Kendala dan rencana ke depan. Namun diakui melati dalam menjalankan usaha, kendala terberat khusunya diawal usaha adalah faktor pemasaran menurut melat, walaupun di pasarkan secara online  sehingga cakupan pemasaran cukup sehingga cakupan pemasaran cukup luas terdapat beberapa hal yang sering menjadi kendala di antaranya adalah sulitnya menyakinkan konsumen sebab seluruh proses online dan tidak secara langsung “ mungkin bagi beberapa orang yang terlihat  sederhana namun jualan online lewat situs jejaringan sosial sebenarnya sangat sulit dan membosankan sebab kendala yang pasti dihadapi adalah kepercayan.

 Saran saya bagi untuk pemula apabila ingin menjalankan usaha online kuncinya adalah selalu akitif tergabung dalam grup karena dari sana tercipta jaringan yang lebih luas lagi “ jelasnya melati.

Faktor lain yang menjadi kendala adalah menjalankan usaha ini terletak pada terbatasnya sumber daya manusia, sehingga sangat sulit untuk meningkatkan kapasitas produksi. untuk pemesanan produk customized terkadang juga menjadi kendala sebab masing-masing pemesanan memiliki keinginan yang berbeda-beda untuk mengatasinya melati terlebih dahulu membuat satu buah sampel produk dan menetapkan lama pengerjaan disesuaikan dengan banyaknya jumlah pemesanan untuk menghindari risiko kesalahan proses produksi rencana kedepanya melati terus meng-update desain unik baik gambar maupun packing dengan pasar “ untuk itu saya menghindari desain produk pernak-pernik anak unik dan terdapat nilai edukasi” ujarnya.

Baca Juga : Kisah TKI Jadi Pengusaha Roti Family Bakery

Belajar sb1m yuk