header 728 x 90 3

Sop Duren Beromset Ratusan Juta

Sop Duren Beromset Ratusan Juta-Sop Duren termasuk olahan durian yang sudah cukup lama populer. Tapi, tak banyak pelaku usahanya yang mampu bertahan di tengah himpitan persaingan kuliner sejenis. Satu diantaranya adalah Ahmad Ismatullah Basyari, Pemilik kedai Sop Duren Kepo di Ciputat, Tangerang Selatan. Mengawali bisnis dengan modal dari dana pinjaman, kini pria yang biasa disapa Ismet ini telah mampu mengembangkan usaha dengan capaian omset hingga ratusam juta rupiah. Bagaimana strategi marketingnya?

Modal, kerap jadi salah satu benturan bagi seseorang atau sekelompok orang yang berniat membangun usaha namun tidak memiliki banyak dana. Berbagai cara pun sering dilakukan agar permasalahan utama tersebut bisa diselesaikan, mulai dari menjual harta/benda, hingga mencari pinjaman.

Langkah kedua, jadi jalur yang ditempuh Ismet, ketika keinginan untuk membangun kedai Sop Duren tak dapat terbendung, Ismet pun nekad berhutang kepada seorang teman. Meski di awal usaha sempat kesulitan menarik konsumen, namun kini kedai label Sop Duren Kepo seakan tak pernah sepi pembeli. Kepada Info Kuliner, pengusaha muda ini menceritakan kisah suksesnya.

Ngidam Duren.Dikisahkan Ismet, bisnis yang ia lakoni saat ini memang sejalan dengan hobi kulinernya yang sangat menggilai durian, terutama Sop Duren. Sayangnya, ketika keinginan untuk menikmatinya datang, pelaku usaha Sop Duren di kawasan Ciputat masih terhitung langka. Ismet pun kerap kecewa karena hasrat ngidamnya tak bisa tersalurkan.


Tahun 2013, pedagang Sop Duren di Ciputat masih jarang banget, susah nemunya. Tapi masalah itu justru saya tangkap sebagai sebuah peluang bisnis. Tiba-tiba terlintas dalam benak saya untuk jualan Sop Duren, kenangnya.

Sejak saat itu, Ismet mulai melakukan uji resep secara otodidak. Berbagai macam bahan pun  coba Ismet sandingkan dengan daging buah durian, guna menemukan formula resep Sop Duren yang enak dan variatif.

Modal Pinjaman.Sukses  mengantongi resep aneka Sop Duren yang yahud, tak membuat Ismet melenggang begitu saja merealisasikan mimpinya membangun usaha Sop Duren. Bagi Ismet yang masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Islam Negeri ( UIN Syarif Hidayatulloh ) , Ciputat, Tangerang Selatan, impiannya menjadi wirausaha terganjal urusan permodalan.

Tak ingin dikalahkan oleh keadaan, Ismet pun berupaya mencari pinjaman dari beberapa orang teman. Sayang, dari sederet teman yang ia hubungi  tak satu pun yang bisa memberikan pinjaman yang ia butuhkan. Hingga akhirnya, Ismet bertemu Furqon, mantan adik kelas saat duduk di bangku SMA. Tanpa jaminan apapun, Furqon bersedia memberikan pinjaman. Tak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp 30 juta mengalir ke tangan Ismet dengan cepat.

Ismet pun tak ingin menyianyiakan kesempatan yang diberikan, segera ia menyewa sebuah lahan berbentuk kedai di kawasan Jl. WR. Supratman No.12G, Ciputat, Tangerang Selatan, membeli perabot seperti meja,kursi dan peralatan, serta membeli bahan baku.

Tepat di bulan Oktober, kedai Sop Duren Kepo resmi saya rintis. Lokasi yang saya pilih juga dekat dengan kampus UIN yang mahasiswanya jadi target market saya, sekaligus membuat saya tak perlu repot mengatur  jadwal kuliah sambil menjalankan bisnis Sop Duren, ucap Ismet penuh syukur.

Sempat Sepi.Meski durian memiliki banyak penggemar, dan tiap olahannya senantiasa diburu konsumen, namun ternyata di awal usaha Ismet cukup kesulitan menjual Sop Duren racikannya. Bahkan, hingga bulan ke-5 setelah Sop Duren Kepo dirintis, Ismet hanya mampu menjual sekitar 10 porsi Sop Duren per hari, dengan keuntungan bersih Rp 100 ribu per bulan.

Kalau dengar dari konsumen dan tetangga sekitar kedai, ternyata sebelum Sop Duren Kepo, kedai ini disewa pelaku usaha Sop Duren lain yang rasanya kurang enak. Makanya banyak yang berpikir kalau Sop Duren Kepo ini hanya rebrand saja, tapi rasa menu yang ditawarkan tetap sama,cecar Ismet.

Sepinya pembeli juga sempat menyurutkan semangat Ismet, bahkan terlintas dalam pikirannya untuk menyudahi usaha Sop Duren Kepo. Namun, mengingat pinjaman yang harus dikembalikan kepada Furqon, Ismet kembali menggenjot spiritnya untuk bangkit.

Di tengah kegalauan, Ismet didatangi seorang laki-laki paruh baya yang meminta pekerjaan. Meski keuangan Sop Duren Kepo masih jauh dari stabil, namun niat baik membantu sesama yang tengah kesusahan, mendorong Ismet memperkerjakan laki-laki tersebut.

Saat bapak itu datang dan cerita susahnya mencari pekerjaan, saya jadi teringat hadist Nabi Muhammad, bahwasannya bila kita memudahkan jalan orang lain, niscaya Allah SWT akan mempermudah jalan kita. Dan ternyata benar, selepas saya menerima bapak itu bekerja di Sop Duren Kepo, Alhamdulilah, semakin hari penjualan kami kian meningkat, tutur Ismet.

Tidak Enak Uang Kembali.Beragam cara dilakukan Ismet guna menarik konsumen datang. mulai dari membagi brosur, promosi lewat sosial media, hingga memasang motto Tidak Enak Uang Kembali . Cara terakhir sengaja digunakan Ismet untuk meyakini konsumen jika Sop Duren racikannya memiliki citarasa yang tidak mengecewakan.

Secara bertahap, seiring berjalannya waktu Ismet juga rajin menambah menu Sop Duren kreasi baru dengan sensasi unik. Hingga saat ini, Sop Duren Kepo memiliki 14 varian Sop Duren, antara lain menu Sop Durian Original, Sop Durian Toyor (Strawberry Kopyor), Sop Durian Tablo (Strawberry Brownies) dan Sop Durian Dorr! (Duren Oreo).

Harga yang ditawarkan Sop Duren Kepo juga tergolong murah meriah alias murmer, berkisar Rp 8 ribu hingga 20 ribu per porsi. Mungkin faktor harga juga membuat usaha saya ini tetap di minati konsumen dan bertahan meski punya banyak pesaing. Karena saat ada beberapa pelaku usaha yang menawarkan menu sejenis dengan kualitas yang sama baiknya, maka konsumen tentu akan memilih pelaku usaha yang lebih murah, paparnya.

Walau mematok harga yang relative hemat dan pas di kantong sebagian besar mahasiswa, namun Ismet menjamin Sop Duren yang ditawarkan memiliki cita rasa yang enak. Untuk bahan utama durian, Ismet menggunakan durian medan dengan aroma dan rasa manis yang lebih strong dibanding durian montong, meski dagingnya tidak terlalu tebal.

Agar konsumen yang datang lebih betah dan punya banyak pilihan, Sop Duren Kepo juga menyediakan ragam menu pendamping khas anak kuliah. Seperti Mie Rebus/ Goreng, Roti Bakar, Sosis Bakar dan masih banyak lagi. Memperbanyak pilihan menu juga mampu mengundang konsumen untuk datang, tambah Ismet.

Sop Duren Favorit. Salah satu Sop Duren  yang jadi primadona di kedai Sop Duren Kepo adalah Sop Duren Tablo. Minuman dingin nan nikmat ini diracik dari bongkahan es batu yang dituang ke dalam gelas berkaki dengan ukuran cukup besar. Kemudian ditambahkan daging buah durian dan siraman sirup gula dan susu kental manis.

Sebagai topping ditambahkan potongan brownies dan irisan strawberry, serta taburan keju cheddar parut. Segelas Sop Duren Tablo pun siap mengguyur keringnya tenggorokan dengan kenikmatan tiada tara.

Omset Ratusan Juta. Tertatih di awal usaha ternyata membuat Ismet terus mencari jalan untuk bertahan dan berkembang. Kini, ia sudah bisa menikmati jerih payahnya lewat penjualan aneka menu Sop Duren Kepo yang terus meroket. Dikatakan Ismet, dalam satu hari, Sop Duren Kepo yang beroperasi mulai pukul 11 Siang hingga 10 malam ini bisa meraup omset lebih dari Rp 3 juta.

Bila dirata-ratakan dalam pendapatan selama satu bulan, Ismet bisa mengantongi pendapatan hingga Rp 100 juta. Dengan keuntungan  40% atau Rp 40 juta. Keuntungan yang saya dapat saya putar lagi untuk pengembangan usaha dan tabungan untuk membuka cabang Sop Duren Kepo, ucapnya.

Kelangkaan Bahan Baku.Sejak awal merintis bisnis Sop Duren Kepo, Ismet menyadari bila kelangkaan bahan baku akan menjadi kendala yahg tidak terelakan. Karena bagaimanapun durian termasuk buah musiman yang harganya akan melambung tinggi diluar musimnya.

Agar terlepas dari kendala tersebut, ketika buah durian tengah melimpah di pasaran maka Ismet akan menyetok buah durian dalam bentuk durian kupas dalam jumlahbanyak. Supaya tidak rusak, durian kupas kemudian ditempatkan dalam wadah Tupper Ware, lalu ditutup rapat dan disimpan dalam freezer bersuhu minus derajat celcius.

Kedepannya Ismet memiliki keinginan membuka cabang Sop Duren Kepo di beberapa tempat sekitar Tangerang Selatan. Ismet juga sedang membangun kerjasama keagenan untuk produk Pancake Durian dan Dodol Durian yang baru akan diluncurkan tahun 2017 ini.

 

 

 

 

Belajar sb1m yuk