header 728 x 90 3

Kap Lampu Batik Diminati Pasar Mancanegara

Usaha produk kreatif memang sangat menguntungkan. Lihat saja apa yang dilakukan oleh fajar adhinata dengan produk lampu berbahan kayu dengan aneka motif membuat produk lampu ini sudah bisa dikenal luas hingga keseluruh Indonesia bahkan mancanegara. Bagaimana prospek usaha yang dirintis sejak tahun 2010 ini ?

Berawal dari sekedar iseng mencari tambahan penghasilan setiap bulannya, fajar adhinata atau akrab di sapa fajar ini menyalurkan hobi menggambarnya untuk membuat produk yang berbeda dari yang lain dengan konsep original, berupa cup lampu terbuat dari limbah kayu jati dengan nuansa batik, etnik dan unik.

Diakui fajar, usaha yang dirintis sejak tahun 2010 ini sebenarnya berawal dari iseng dan coba-coba memanfaatkan limbah kayu yang ada untuk di buat sebuah kerajinan cup lampu menjadi sebuah karya seni yang bermaanfaat dan bernilai jual tinggi,” awalnya hobi desain dan mengaplikasikan desain menjadi produk yang original concept, dari situ banyak yang berminat dan saya pun mulai membuat dan menjualnya ,”ungkap fajar.

Ketika memulai usaha cup lampu ini, fajar mengeluarkan sebesar modal 3juta yang ia gunakan untuk membeli bahan baku berupa limbah kayu jati, mesin potong, bor, ampeles dan lain lain.walaupun modal yang dikeluarkannya tidak besar, namun dengan kreativitas yang dimilikinya fajar bisa membuat berbagai varian kap lampu yang unik dan menarik.”selain karena produk yang saya hasilkan memiliki motif gambar yang beragam,cup lampu yang bisa ganti kesika konsumen merasa bosan merupakan daya tarik sendiri bagi konsumen ,”jelasnya.


 

Kap Lampu Batik Diminati Pasar Mancanegara

Kap Lampu Batik Diminati Pasar Mancanegara

Prospek dan persaingan segala macam produk handmade memiliki prospek yang bagus kedepannya. Secara umum pasar untuk produk handmade khususnya lampu hias dan cup lampu lebih dihargai dan dinimati oleh pasar luarnegeri . sementara untuk pasar lokal hanya kelas- kelas tertentu saja yang memiliki selera dengan produk-produk handmade.

Meskipun sudah mulai banyak masyarakat Indonesia yang menyukai produk handmade sepetri kaos, bantal, tas, dan sebagainya, namun secara garis besar produk lampu ini belim terlalu umum digunakan masyarakat kita. Sehingga permintaan untuk produk ini pun masih berkutat pada menengah atas maupun luar negeri.

Salah satu factor yang mempengaruhi prospek usaha ini cukup cerah karena persaingan di antara pelaku usaha cup lampu masih belom ketat. Namun menurut fajar, persaingan terlebih banyak datang dari produk yang beredar di luar negeri dan pabrikan yang beredar di pasaran, terlebih produk import dan pabrikan yang ditawarkan dari segi harga jauh lebih murah. Tetapi ia sangat yakin lampu buatannya mampu bersaing karena mempunyai kualitas yang setara dengan produk impor, dan memiliki nilai lebih terutama pembuatan secara handmade dan original concept tanpa menyontek produksi lain.

Belajar sb1m yuk