header 728 x 90 3

Menelaah Keuntungan dan Kekurangan dari Bisnis Waralaba

Menelaah Keuntungan dan Kekurangan dari Bisnis Waralaba – Bisnis waralaba seringkali menjadi pilihan banyak orang dalam menggeluti sebuah bidang usaha dibandingkan jika harus membangun bisnis dari awal. Berbisnis dibidang waralaba atau franchise dinilai lebih mudah karena masyarakat sudah mengenal berbagai produk yang akan dijual, selain itu Anda juga tidak perlu lagi dipusingkan dengan membuat sebuah sistem manajemennya. Dibalik banyaknya keuntungan akan didapatkan ladang usaha ini juga menyimpan beberapa kekurangan, selengkapnya berikut ini adalah keuntungan dan kekurangan dari bisnis waralaba yaitu :

Menelaah Keuntungan dan Kekurangan dari Bisnis Waralaba

Menelaah Keuntungan dan Kekurangan dari Bisnis Waralaba

Keuntungan bisnis waralaba

  • Brand sudah dikenal secara luas

Salah satu keuntungan dari menggeluti bisnis waralaba adalah brand yang dijual sudah terlebih dahulu di kenal oleh berbagai kalangan di masyarakat, karena telah mengenal brand tersebut tidak mengherankan jika Anda sudah memiliki pelanggan, walaupun bisnis waralaba yang Anda kelola masih terhitung baru. Hal ini dapat membuat proses pemasaran akan cenderung lebih mudah sehingga dapat menghemat tenaga dan juga biaya untuk melakukan promosi untuk membangun reputasi bisnis.

  • Manajemen bisnis sudah terbangun

Keuntungan lainnya yang dapat diperoleh dari bisnis waralaba adalah sistem manajemen bisnisnya yang sudah terbangun. Pembeli waralaba tidak perlu direpotkan lagi dengan Ide, manajemen dan penamaan karena semuanya sudah dibuat oleh pemilih waralaba tersebut sehingga Anda pun akan lebih fokus dalam mengelola bisnis, yang perlu adalah menjalankan sistem ini pada lokasi baru. Sistem manajemen yang dibentuk ini sudah melalui uji coba terlebih dahulu dan juga sudah terbukti keberhasilannya.

  • Adanya dukungan teknis dan keamanan bisnis

Keuntungan lainnya adalah pembeli waralaba telah mendapatkan keamanan dan dukungan yang lebih kuat melalui berbagai pelatihan dari pemilik waralaba seperti pemasaran, manajemen finansial, periklanan dan masih banyak lagi. Selain itu biasanya pihak pemilik waralaba juga menyediakan program pelatihan khusus bagi karyawan Anda sehingga lebih terampil dalam menggunakan berbagai mesin dan peralatan dan juga dibidang teknik untuk bisnis.


Kekurangan Bisnis Waralaba

  • Kurang bebas dalam pengelolaannya

Meskipun diuntungkan dengan sistem yang sudah terbangun, namun sistem yang sudah ditentukan oleh pihak pemilik waralaba ini juga dapat menjadi kekurangan dari bisnis waralaba itu sendiri. Ada kalanya para pembeli bisnis waralaba menjadi kurang bebas dalam mengendalikan bisnisnya, ruang geraknya menjadi sangat terbatas terutama dalam mengeluarkan berbagai ide untuk diaplikasikan pada bisnis tersebut, karena terikat pada perjanjian-perjanjian yang bersifat khusus. Pihak pemilik waralaba menetapkan kode yang ketat dan juga pedoman pengelolaan bisnis yang sudah standardisasi, tidak ada ruang kreativitas guna mengubah lingkungan bisnis tersebut sehingga akan sangat sulit untuk melakukan inovasi walaupun pun itu untuk bisnis yang Anda kelola.

  • Adanya Ketergantungan terhadap reputasi waralaba lain

Bisnis waralaba merupakan jenis usaha yang saling keterkaitan satu sama lain termasuk dalam hal reputasi. Jika ada waralaba yang melakukan kesalahan sehingga mengakibatkan reputasi dari bisnis tersebut rusak, maka hal ini juga dapat menjadi sebuah masalah yang besar bagi usaha franchise yang Anda kelola, karena kesalahan tersebut juga akan mempengaruhi reputasi dari waralaba lainnya.

  • Adanya biaya-biaya tertentu yang harus dikeluarkan

Sebelum dapat menjalankan bisnis ini, sebelumnya pemilik franchise akan mengajukan sejumlah biaya awal untuk keperluan pembelian perjanjian waralaba. Setelah itu akan dikenakan biaya lanjutan yang digunakan untuk memberikan dukungan serta berbagai pelatihan yang akan diterima para pembeli waralaba.

  • Adanya keharusan untuk membayar royalti

Dalam bisnis ini, para pembeli waralaba harus membayar royalti kepada pemilik waralaba setiap tahunnya. Besarannya bisa mencapai 3% hingga 6% dari penjualan kotor, hal ini dapat mengurangi jumlah keuntungan yang akan didapatkan.

Belajar sb1m yuk