header 728 x 90 3

Desain Produk Sesuaikan dengan Segmen dan Selera Pasar

prospek industry produk kreatif ke depannya tidak dapat dimungkiri akan semakin cerah dan dapat dicari konsumen seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat yang semakin tinggi. Seperti produk-produk kreatif skala UKM saat ini mampu memikat hati masyarakat di negeri sendiri dengan motif dan jenis yang sudah semakin beragam. Seperti matras bahan batik dan sajadah silikon.

Produk kreatif dapat dibilang merupakan salah satu bisnis yang sangatmenggiurkan untuk dijalani namun semua itu kembali kepada pelaku usaha apakah dapat memberikan sentuhan yang berbeda dari usaha yang dijalaninya. Salah satu cara agar produk kreatif dapat menjadi bisnis yang tidak ada matinya ialah pelaku usaha harus terus berinovasi dalam menciptakan produk baru dan tetap harus mempunyai tujuan agar dapat diapresiasi oleh calon konsumen, sehingga konsumen akan terkesima dengan produk yang dibuat. Artinya produk yang kita tawarkan sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar.

Selanjutnya, produktif kreatif harus mempunyai tingkat spesifikasi yang khas dan memang dibuat berbeda dari yang lain, setidaknya menjalankan research terlebih dahulu dan membuat produk yang belum ada dipasaran. Berikutnya promosikan produk kreatif dengan menggunakan bahasa yang sesuai dengan sasaran konsumen yang sudah ditetapkan dan dapat juga ditambahkan filosofi produk agar mempunyai cirri khas dan mudah diingat oleh konsumen. Misalnya dengan membuat brand yang mencirikan produk dan selain itu promosi bisa menggunakan media internet dan system keagenan.

Desain Produk Sesuaikan dengan Segmen dan Selera Pasar

Desain Produk Sesuaikan dengan Segmen dan Selera Pasar

Untuk jangka panjang dan sebaiknya usaha harus bergerak sesuai dengan planning yang sudah direncanakan dari awal, harus selalu memiliki pemikiran untuk mencoba hal baru. Karena dari hal itu justru akan tumbuh inovasi baru.


Kendala, sementara ini yang menjadi momok para pelaku usaha UKM ini adalah dari segi kratifitas dan desain yang masih terbilang kurang produktif. Selain itu keterbatasan dipemasaran pun dirasa menghambat usaha untuk berkembang. Bagi para pelaku usaha pemula yang berniat terjun dibisnis, sebaiknya modal harus disiapkan. Sehingga proses produksi yang membutuhkan bahan baku dan peralatan di sesuaikan dengan modal. Jangan samapi memaksakan untuk menggunakan bahan dan peralatan yang dari segi permodalan kurang terjangkau. Untuk usaha modal, calon pelaku usaha pun dirasa tak harus mengeluarkan modal besar untuk memulai usaha tas kreatif seperti ini. Jika dinominalkan modal yang dibutuhkan kira-kira sekitar Rp 10 juta.

Selain itu diusahakan harus memiliki tenaga kerja yang benar-benar terspesialisasi untuk bagian produksi, desain, dan bahan baku. Dan memiliki tenaga kerja yang handal dalam analisis pangsa pasar dansigmentasi pasar.

Belajar sb1m yuk