header 728 x 90 3

Cara Memasarkan Usaha Konveksi Agar Pendapatan Laris Manis

Cara Memasarkan Usaha Konveksi Agar Pendapatan Laris Manis-Bingung dengan usaha yang sudah dirintis dan yang sudah berjalan? Pelanggan dan pembeli yang datang hanya satu dua, bisa dibilang sepi dari pembeli? Setidaknya ada sebab akibat kenapa sepi pembeli. Memperkenalkan usaha dan produk ke masyarakat itu memang susah-susah gampang. Oleh sebab itu, kali ini akan berbagi cara memasarkan usaha konveksi agar ramai pelanggan dan mendapatkan banyak keuntungan.

Keahlian memperkenalkan usaha konveksi tidak selalu bermodalkan uang banyak. Jadi, jika tidak memiliki cukup modal untuk melakukan promosi, Anda bisa memanfaatkan keterampilan dan kemampuan yang bisa Anda lakukan. Bentuk apa saja dan bagaimana? Bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana sebagai berikut.

Berani Menjalin Kerjasama

Kerjasama salah satu langkah antisipatif untuk mempertahankan keberlangsungan usaha kita. Sesuai namanya, kerjasama maka isi di dalamnya saling bekerja bersama-sama. Bersama-sama memajukan dan meningkatkan dari usaha tersebut. Tanpa kerjasama, sebuah usaha terasa berat dan sulit untuk berjalan maju. Prinsip sebenarnya sama dengan manusia, bukan sebagai manusia yang individualis.


Langkah berani dengan melakukan kerjasama dengan multi distributor. Jika usaha di bidang garmen/konveksi, maka distributor yang disasar seperti toko baju, distro, mall dan factory outlet. Upaya menjalin kerjasama dengan mereka sangat efektif memperkenalkan produk atau usaha yang sudah Anda miliki. Setidaknya, membantu pendapatan yang masuk di dompet Anda. Sekalipun di toko/outlet Anda sepi, tapi Anda tetap bisa mendapatkan hasil lewat mitra.

Menjaga Komunikasi dan Silaturohim

Menjaga komunikasi dan silaturohim terhadap distributor dan mitra juga bagian dari marketing. Komunikasi yang baik akan menghasilkan output yang baik pula. Terus lakukan pendekatan terhadap mitra, jalin kepercayaan satu sama lain. Berawal dari kepercayaan, maka mitra akan percaya dengan apa yang dikatakan.

Seorang distributor dan agen juga harus dapat dipercaya. Mengingat banyak agen yang tidak jujur terhadap hasil penjualan yang sebenarnya. Jadi, sejak awal harus diawali dengan kedisiplinan. Bentuk kedisiplinan misalnya dalam hal pelaporan hasil produk dan komitmen pembayaran yang harus tepat waktu. Sehingga dalam hal ini, dua belah pihak harus saling bertanggung jawab dan dapat dipercaya.

Memanfaatkan Event

Banyaknya entreprenuer muda kini bermunculan. Tidak tanggung-tanggung, mereka sukses di usia yang bisa dibilang masih muda belia. Banyak ajang penghargaan yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta dalam memberikan kesempatan dan mengembangkan potensi entreprenuer muda dengan mengadakan event dan pameran kewirausahaan.

Mengikuti pameran dan event kewirausahaan salah satu cara efektif untuk memperkenalkan produk ke khalayak. Misalnya mengikuti pameran fashion maupun mengikuti UKM. Di sinilah ajang untuk show up produk yang dimiliki. Berawal dari hal-hal seperti inilah, secara tidak langsung akan mengantarkan untuk bertemu dengan mitra baru untuk menjalin kerjasama. Biasanya, di sini juga memperoleh ilmu baru dari tamu undangan.

Improvisasi Produk

Pentingnya seorang pengusaha adalah memiliki kreativitas dan inovasi yang unik dan beda dari yang lain. Keunikan dan kreativitas inilah yang akan menentukan sebuah produk akan laris di pasaran atau tidak. Bentuk kreativitas tidak selalu dalam bentuk secara fisik produk, tetapi bisa dengan cara memberikan program pembelian. Misalnya memberikan diskon, memberikan hadiah untuk pelanggan yang belanja di atas sekian rupiah.

Hal-hal semacam itulah cara memasarkan usaha konveksi, tidak sulit bukan? Selamat mencoba dan semoga berhasil. Ingat, jangan mudah menyerah hanya karena satu kegagalan saja. Karena kegagalan adalah bagian dari proses. Semoga dengan tips ini menjadikan usaha Anda menjadi laris manis.

 

meta des: Bagaimanakah cara memasarkan usaha konveksi agar laku di pasaran? Temukan cara memasarkan usaha konveksi hanya di sini.

Belajar sb1m yuk