header 728 x 90 3

Kisah Sukses Pengusaha Makanan Dari Mantan Buruh

Usaha rumahan  kuliner memiliki potensi besar mendatangkan rejeki tak terduga. Dari usaha kuliner banyak pengusaha baru berasal dari latar belakang berbeda berhasil untung besar. Mendapatkan omzet ratusan juta rupiah. Nah, kisah sukses pengusaha makanan kali ini adalah dari seorang mantan buruh berhasil menjalankan usaha kuliner sampai omzet bulanan hingga ratusan juta.

Rempeyek adalah makanan ringan khas Indonesia yang renyah. Makanan ini digemari masyarakat kalangan bawah. Permintaan rempeyeknya mengalami kenaikan dari tahun ketahun. Ibu Kustinah sebelum jadi pengusaha hanya buruh pabrik rempeyek di desanya. Suaminya seorang kuli. Dengan niat ingin memperbaiki kehidupan, beliau mencoba usaha sampingan kuliner yaitu rempeyek. Berbekal dari pengalamannya, Kustinah mencoba membuka bisnis sendiri dengan modal seadanya. Ada tiga macam rempeyek yang dijual, rempeyek kacang harganya Rp 2.700 per bungkus, rempeyek kedelai hitam, dan putih harganya Rp 2.400 per bungkus. Setiap bungkus ada 8 rempeyek. Setiap harinya mampu menjual 5000 bungkus dipasarkan di pasar.

Baca Juga : Bermodalkan Utang Ratusan Juta kini Pelopor Nasi Liwet Instan

Kisah Sukses Pengusaha Makanan Dari Mantan Buruh Pabrik Rempeyek


Agar rasa serta kualitas terjaga, Ibu Kustinah selalu ikut disetiap proses memasak dan produksi rempeyeknya. Meracik bumbu rempeyek dilakukannya sendiri agar rasanya tak ada yang berubah supaya konsumen pun tak lari. Kisah sukses pengusaha makanan Ibu Kustinah patut anda teladani karena ia mau berbagi resep kesuksesan dengan tetangganya. Sehingga ibu-ibu yang awalnya hanya seorang ibu rumah tangga biasa akhirnya memiliki uang tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Usaha rumahan milik Ibu Kustinah diberi nama Santoso yang merupakan nama suaminya. Rempeyeknya semakin laris, maka menambah skala usaha dan saat ini memiliki 35 karyawan. Rupanya, permintaan masih belum bisa dipenuhi, akhirnya Ibu Kustinah mengembangkan usahanya yang dikelola bersama dengan tetangganya. Beliau memberikan kesempatan pada tetangga untuk memasak rempeyek dengan racikannya.

Kisah Sukses Pengusaha Makanan Dari Mantan Buruh

Kisah Sukses Pengusaha Makanan Dari Mantan Buruh

Setiap hari tidak kurang 550 Kg kacang tanah serta 175 Kg kacang kedelai dihabiskan untuk dibuat rempeyek. Usahanya terus berkembang sampai saat ini ia jadi bu Kustinah juragan rempeyek di desanya yaitu desa Pulomadu, Bantul, Yogyakarta. Dari kisah sukses pengusaha makanan dapat anda ambil pelajaran bahwa latar belakang apapun tetap memiliki peluang untuk sukses. Kunci yang harus anda pegang sejak mulai berbisnis adalah pantang menyerah dan selalu berdoa. Karena jika anda termasuk orang yang mudah nyerah, tidak akan sukses menjalankan usaha apa saja.

Bagi anda yang di PHK dari pabrik jangan kemudian putus asa lalu tak mengerjakan apapun. Ikutilah jejak Ibu Kustinah yang mengembangkan bisnis kuliner yang ia pelajari dari tempat kerjanya dulu. Anda pun bisa mengembangkan bisnis dari tempat anda bekerja. Dengan begitu anda tak akan takut terkena PHK dari atasan. Tak perlu takut datang terlambat dan dimarahi atasan.

Hal pertama yang harus anda miliki yaitu hanya kata “berani” tanpa keberanian tentu saja anda tak akan bisa mengerjakan usaha kuliner atau rumahan. Begitu pula dengan Ibu Kustinah yang berani memutuskan untuk memproduksi rempeyek sendiri. Mulai dari membuat rempeyek dalam jumlah kecil, lama-lama jadi banyak karena permintaan pasar mulai meningkat. Kualitasnya pun selalu dijaga olehnya maka semua bumbu langsung diracik dengan tangannya sendiri.

Demikianlah cerita dari pengusaha rempeyek. Jelas sekali terlihat sebuah kisah sukses pengusaha makanan Ibu Kustinah dengan usahanya yaitu rempeyek. Jika ingin sukses sepertinya teruslah berusaha dan pantang mundur. Maka kesuksesan akan menjemput anda dengan sendirinya tetapi ada beberapa rintangan yang harus anda hadapi.

Baca Juga : Omset Puluhan Juta dari Sayur dan Lauk Instan Murah

Belajar sb1m yuk